Buku Hukum Mengkafirkan & Membid’ahkan | Toko Muslim Title

Buku Hukum Mengkafirkan & Membid’ahkan

Buku Hukum Mengkafirkan & Membid'ahkanKode: BK1413
Harga :
Rp. 80.000
Rp. 64.000 (Diskon)
Penulis: Sa’id bin Shabir Abduh
Penerbit: Griya Ilmu

Judul asli: Muzil Al Ilbas fii Al Ahkam ‘ala An Nas
Penulis :
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Syaikh Abdullah bin Jibrin, et.al.

Ukuran: 16.5 x 25 cm
Tebal: 364 hlm
Berat Total: 0.8 Kg

Resensi:

Begitu terkejutnya kita tatkala mendengar seseorang berkomentar, “Si Fulan Kafir”, “Si Fulan Ahli Bid’ah”, “Si Fulan Ahli Maksiat.” Bahkan kata-kata seperti itu dengan mudahnya terlontar dari kaum muslimin.

Demikian pula ketika ada yang berucap, “Al-Qur’an adalah Makhluk”, “Allah ada di mana-mana”, bahkan lebih dari itu bahwa “Al-Qur’an sudah tidak sesuai lagi dengan zaman modern.”

Apakah semata melakukan perbuatan kekufuran, bid’ah, bergaul dengan pelaku maksiat telah menyebabkan seseorang dianggap “Kafir”, “Ahli Bid’ah”, dan “Ahli Maksiat? Ataukah ada perkara-perkara yang perlu diperhatikan sebelum kita menetapkan hukum kepada seseorang.

Bagaimana pula sikap kita dengan orang-orang yang berkata “Al-Qur’an adalah Makhluk”, “Allah ada di mana-mana”, dan “Al-Qur’an sudah tidak sesuai lagi dengan zaman modern.”

Buku  Hukum Mengkafirkan & Membid’ahkan ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas secara tuntas, sehingga kita akan lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menetapkan hukum kepada sesama muslim. Juga menjelaskan bagaimana sikap kita dalam bermuamalah dengan non Muslim.

Seharusnya kita lebih berhati-hati dalam bersikap dan tidak tergesa-gesa menetapkan hukum kepada sesama muslim adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya. Jangan sampai sikap terburu-buru menyebabkan kita tergolong dalam kategori yang disebutkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya, “Jika seseorang berkata kepada saudaranya, ‘Wahai kafir!’ Maka tuduhan itu akan kembali kepada salah satu dari keduanya.” …. HR. Bukhari Muslim

Related Post

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 14 =