Buku Jamaah Tabligh Kenyataan Dan Pengakuan | Toko Muslim Title

Buku Jamaah Tabligh Kenyataan Dan Pengakuan

Kode: BK801
Harga Buku:
Rp. 18.000
Rp. 15.300 (Diskon)
Penulis: Al Ustadz Abu Umamah Abdurrahim bin Abdul Qohhar Al Atsary
Penerbit: Hikmah Ahlus Sunnah

Ukuran: 10,5 cm x 14 cm
Tebal: 144 Halaman
Berat: 0,1 Kg

Resensi

Jamaah Tabligh, siapa yang tak kenal kelompok ini. Ciri mereka mudah dikenali, pakaian gamis/jubah, kepala bersorban, mata bercelak, dan seringnya bergerombol di masjid, pasar, dan tempat-tempatumum lainnya untuk mengajak orang shalat. Sepintas, banyak orang terpesona dengan tampang dan keramahan mereka dan tidak sedikit kaum muslimin yang menerima ajaran mereka. Namun, Islam juga tidak hanya tampilan fisik, seperti berjenggot atau kening yang menghitam.

Islam adalah agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan, universal. Maka salah jika dikatakan bahwa aksi teroris, zikir berjamaah, demonstrasi, dan tindakan-tindakan anarkis lainnya adalah bagian dari ajaran Islam. Begitu juga Jamaah Tabligh, ajaran mereka juga bukan bagian dari ajaran Islam. Jamaah Tabligh sangat kental dengan ajaran sufi dan paham wihdatul wujud (manunggaling kawula lan gusti), sebagaimana yang dipahami oleh pendirinya, Muhammad Ilyas Al Kandahlawi. Ajaran ini menyimpang jauh dari ajaran Islam yang diajarkan oleh nabi kita.

Kelompok Jamaah Tabligh (JT) ini telah diperingatkan oleh para ulama ahlussunnah akan kesesatannya. Kedok mereka talah dibongkar dan banyak para pengikut JT yang setia justru mengakui dan membantah kesesatan yang ada di dalam ajaran Jamaah Tabligh. Memperingatkan manusia dari kebatilan dan kesesatan (tahdzir) mempunyai dua faidah, yaitu:

  1. Menghentikan aliran dosa pada pencipta kesesatan karena pencipta kesesatan dan penyebarnya akan mendapat dosa sebanyak orang yang mengikutinya.
  2. Menyelamatkan manusia dari terjerumusnya pada kesesatan. Inilah yang mendasari terbitnya buku ini dan mengingat semakin menyebarnya ajaran sesat Jamaah Tabligh dalam keadaan kaum muslimin banyak yang tidak mengaerti di mana dan apa saja kesesatan kelompok ini. Simak dan perhatikan setiap poin penting dalam buku ini. Selamat membaca!

toko-muslim.com

Ummu Abdillah Aisyah bintu Muhammad Al-Baly

Related Post

You may also like...

37 Responses

  1. nanang says:

    “ajaran mereka juga bukan bagian dari ajaran Islam” WAH….HEBAT BETUL SDR KITA INI. kENAPA TIDAK DITAMBAH SEKALIAN NAMANYA DENGAN BIN BUSH ?

    Wah caplok saya hidup rupanya.
    “Menyelamatkan manusia dari terjerumusnya pada kesesatan. Inilah yang mendasari terbitnya buku ini dan mengingat semakin menyebarnya ajaran sesat Jamaah Tabligh dalam keadaan kaum muslimin banyak yang tidak mengaerti di mana dan apa saja kesesatan kelompok ini” MUngkin anda mengambil kesempatan karena anda tahu masyarakat atau seperti anda tulis kaum muslimin banyak yang tidak mengerti. Sekaligus dengan misi anda ditempelkan kedalam kebodohan kaum muslimin tsb. Anda tak ingin Mesjid ramai menunaikan sholat. Jemaah Tabligh dijelekkan. Masyarakat yang tak paham gampang aja digiring tetapi orang yang berfikir tidak semudah itu.

    Kaum muslimin tak paham, dosa tidak sholat itu lebih besar daripada dosa zina dan membunuh. Jnangankan kaum muslimin, nabi Musa as. pun sebelumnya juga tidak paham. Maksudnya dosa zina dan membunuh itu adalah dosa yang paling besar. Setelah ditegur M<alaikat Jibril barulah Nabi Musa as. paham.

    Penjelasan diatas bisa anda lihat dai tulisan teman anda sendiri (salafi) pada situs :
    http://my.opera.com/ErwinAgus/blog/2010/03/25/dosa-meninggalkan-sholat-5-waktu-lebih-besar-daripada-dosa-berzina

    Jemaah Tabligh mengajak anda agar tidak meninggalkan sholat, anda bilang itu sesat. Percuma anda terbitkan buku tersebut. Nggak laku, kalaupunb dibeli paling paling akan melihat kebodohan anda.

    Ilmu jangan sekedar tinggi saja, tetapi juga perlu luas.
    Di Amerika sana ada Profesor ilmu Alquran tetapi tidak beriman kepada Allah.swt.

  2. Toko Muslim says:

    @nanang
    alhamdulillah bukunya sangat-sangat laku, menunjukkan salah bukti bahwa ini bukan kebohongan atau pembodohan. silakan anda baca dulu bukunya, buku ini mengungkap fakta kenyataan bukan sekedar pernyataan.
    barakallahu fikum

  3. akbar says:

    akh.. bukannya ana mendukung JT,.. namun tidak semestinya sesama Muslim kita bersikap seperti itu.. ingat akh.. terlalu banyak musuh yang kita harus lawan, dari pada kita sibuk menghina saudara sendiri!!!!!! mungkin saja di antara mereka ada yang belum mengerti.. inilah tugas kita untuk melurusakan.. tentunya dengan cara yang bijakkk….

  4. Toko Muslim says:

    @akbar
    justru ini adalah nasihat akhi, tidak ada unsur menghina, bukankah memurnikan islam dari segala kekeliruan itu lebih pantas didahulukan..

  5. aqbar says:

    Assalamualaikum wr wb,
    maaf, seharusnya anda pintar sehingga bikin buku dan laku pula. Mudah2 amalan yang anda lakukan dibalas allah. Saya hanya orang yang ingin belajar agama, kalau memungkinkan bisakah anda dan saya ngobrol2 melalui chating. Email sudah saya berikan dengan harapan bisa membantu saya dalam mempelajari tabligh dari sisi anda. Terimakasih

    waalaikumsalam wr wb.

  6. Toko Muslim says:

    @aqbar
    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
    ya akhi, silakan saja chatting dengan kami, kontak kami bisa dilihat di sidebar web, barakallahu fik

  7. Andimaae says:

    Kebaxkan yg mengkritik JT,.adalah paham wahabi atau salafi,..
    Anehx,..diantara mereka sendiri terpecah,.tdk akur,.saling menyesatkan diantara mereka sendiri,…!
    Aneh,..

  8. firman dwimawan says:

    usaha yang paling mulia adalah usaha para nabi dan rosul
    Mendakwahkan kalimat Thayyibah
    ana aktifis dakwah,Alhamdulillah sudah banyak perubahan pada diri ana
    insyaLLah istiqomah dalam usaha mulia ini

  9. Adhit Al totabuany says:

    FAKTA ; di daerah ane,Sulawesi utara teptnya di bagian dumoga,ada satu masjid yang tak pernah hidup sholat 5 waktu..begitu jamaah nishob 3 hari di masjid itu,banyak orang yg pemabuk,penjudi bahkan pembunuh diajak ke masjid dan akhirnya jadi ahli masjid…Setiap minggu ada penanggung jawab halakoh yg datang mengontrol jamaah,sering juga diadakan taklim massail dengan mengundang ustadz dari pondong mengajarkan ilmu masail….
    namun sayang seribu sayang,,ketika jamaah mulai berkembang,,,mantan mantan preman muli ta’at,,,masuk 2 orang SALAFIYIN yang goblok sok berilmu ngajarin ilmu dalam waktu 2 hari kep[ada jamaah,,,,dikatakan bahwa jamaah itu bidah dolaah dan sesat,,,,setelah mengadakan taklim dua hari dua siluman salafiyin itupun pergi tanpa pait meninggalkan jamaah yg pecah belah,,,tak mau lagi sholat,ngaji,karna udah dikatakan bidah…sekarang masjid itu kembali kosong,,,setiap ada jamaah masuk pasti diusir….inikah dakwah As Salafusholeh?????
    pake otak wahai salafiyun<<Rasulullah dakwah datangi ummat bukan minta di datangi ummat…

  10. Toko Muslim says:

    @Adhit
    Buku jamaah tabligh ini adalah nasihat, dipaparkan disana kesalahan-kesalahan dakwah dan metode beragama dari jamaah tabligh, adapun dari perorangan person maka tentu berbeda-beda.
    seperti dalam contoh saudara, ikhwah salafi (salafi benar atau hanya mengaku salafi juga perlu dilihat lagi) tersebut bisa kami katakan dakwah yang salah karena dakwah yang diajarkan nabi adalah dakwah tashfiyah dan tarbiyah, pemurnian akidah dan pembimbingan umat, tidak hanya sekedar masuk kemudian tahzir sana-sini kemudian ditinggalkan…
    seseorang atau kelompok yang berdakwah mengatasnamakan dakwah salaf tidak serta merta yang ia lakukan adalah benar semua, karena manhaj salaf ada benar dalam aqidah, dakwah, metodenya dalam beribadah kepada Allah, akan tetapi tidak serta merta orang yang menyandarkan kepada dakwah ini dan ia salah dalam beberapa sikapnya, kemudian mengatakan dakwah salafiyah adalah dakwah yang sesat atau salah..
    kami katakan, yang salah adalah oknum / pelakunya bukan dakwah itu sendiri..
    ***
    berbeda dengan jamaah tabligh, metode yang mereka pakai salah karena tidak mengikuti metode rasulullah dan para sahabat, adapun perorangannya maka tidak bisa langsung dihukumi sama, bisa jadi ada orang yang kadar kesalahannya sedikit dst.
    yang dikritik disini adalah metodenya bukan hukum dari perorangan, mohon dibedakan.

  11. edi says:

    Dakwahnya tdk mengena, cuma numpang tidur di masjid tanpa memberikan perubahan sedikitpun ke arah yang lebih baik. Itu fakta yang terjadi di masjid tempat sy berjamaah.

  12. Ahmad says:

    Assalamu’alaikum, akhi blh minta email nya?
    ana ada yg mau ditanyakan.
    Syukron.

  13. negara tauhid says:

    jama’ah traveling (jt)

  14. gunawan says:

    Moga laris manis jualan bukunya pak ustad.​​​fitnahlah saudara2 muslimmu untk memebuhi isi perutmu

  15. Toko Muslim says:

    @gunawan
    kami sampaikan kembali, bahwa buku ini dan tulisan di dalamnya adalah nasihat dan sesuai dengan fakta yang ada, sama sekali bukan tuduhan tanpa dasar, bahkan yang ditulis ada kenyataan. Apakah menerangkan kebenaran kemudian disebut sebagai fitnah? kalau ada yang kurang berkenan silakan berdiskusi dengan cara yang baik.
    barakallahu fikum

  16. Toko Muslim says:

    @aliimran
    kami katakan jamaah tabligh juga memiliki kebaikan-kebaikan, akan tetapi mereka memiliki kesalahan-kesalahan dalam cara beragama, hal ini yang kami kritisi dan kami usahakan untuk memberi nasihat kepada mereka, adapun kegiatan mereka menghidupkan masjid makan itu tentu sangat baik (tentu jika tanpa tambahan-tambahan amalan baru dalam agama)

  17. Toko Muslim says:

    @negara tauhid
    sebaiknya tidak usah membuat kata-kata yang menjelekkan, sebagian mereka juga hanya ikut-ikutan, semoga mereka mendapat hidayah.

  18. Toko Muslim says:

    @Andimaae
    kritik apabila memang benar, tentu sangat pantas untuk diterima, apalagi kritik atau nasihat tersebut disampaikan dengan baik.
    tentang perpecahan memang sunnatullah akhi, iblis memang tidak suka apabila para pemegang sunnah terus bersatu, semoga Allah menyatukan ahlussunnah…

  19. muhammad ibnu malik arrubbani says:

    cepat atau lambat gerakan jt pasti akan menuai masalah di kalangan umat islam. secara dzohiriyah 99,9 % mungkin orang melihat gerakan ini tidak salah, oke. tapi jika cara melihatnya dengan kontek agama mesti ada hal yang secara prinsipil berbeda yang sangat serius.

  20. Raihan says:

    Assalamu’alaikum … … …
    Buku anda sangat bagus tetapi kulit luarx jauh lebih bagus dri isinya .
    Semoga diakhirat buku anda tdk menyeretmu kedalam neraka.
    Karna da’wah JT telah dicurahkan hidayah oleh Allah yg Maha agung kpd milyaran umat manusia untk mengamalkan agama.
    Anda terlalu banyak menkhabiskan waktu untuk menulis buku yg sempit.
    Wassalam

  21. Toko Muslim says:

    @Raihan
    wa’alaikumussalam
    Apakah nasihat yang dilandasi dari al-Qur’an dan as-Sunnah, juga dari perkataan para ulama-ulama islam yang diakui keilmuannya dikatakan sebagai buang-buang waktu? apakah ketika ada saudaranya yang terjatuh dalam kesalahan kemudian kami bergerak untuk menasihat dikatakan sebagai perbuatan sia-sia..
    Kami katakan, jamaah tabligh memiliki beberapa kebaikan dalam dakwahnya, akan tetapi ternyata banyak juga dari amalan mereka yang salah karena beramalan tanpa ilmu.. ini yang ingin kami kritisi ya ikhwah.
    Bukankah Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan yang maknanya “tidak sempurna iman salah seorang dari kita sampai mencintai saudaranya sesama muslim sebagaimana mencintai dirinya sendiri.”
    Ini nasihat yang bisa kami lakukan, jika nasihat tersebut salah, maka dimana letak kesalahannya. apabila bukti-bukti yang dituliskan dalam buku itu salah, maka tolong tunjukkan kesalahannya..
    barakallahu fikum

  22. Alajrah says:

    Waaah pendukung jt koq omongannya kasar2 ya. Atau mungkin belum belajar ilmu tentang sopan santun dan etika. O iya dakwah jt yang suka maksa2 itu gimana ya? Apa itu sesuai tuntunan Rasulullah? Apakah Rasul dulu juga mewajibkan khuruj? Saya pernah mengikuti pengajian jt, dan saya rasa untuk keilmuan mereka masih rendah. Dan saya lebih cocok waktu ikut pengajian salafi, padahal sebelumnya saya antipati dg salafi, setelah mengenal dan dekat dengan orang2 salafi saya merasa cocok (walaupun saya bukan orang salafi)

  23. Alajrah says:

    Waaah pendukung jt koq omongannya kasar2 ya. Atau mungkin belum belajar ilmu tentang sopan santun dan etika. O iya dakwah jt yang suka maksa2 itu gimana ya? Apa itu sesuai tuntunan Rasulullah? Apakah Rasul dulu juga mewajibkan khuruj? Saya pernah mengikuti pengajian jt, dan saya rasa untuk keilmuan mereka masih rendah. Dan saya lebih cocok waktu ikut pengajian salafi, padahal sebelumnya saya antipati dg salafi, setelah mengenal dan dekat dengan orang2 salafi saya merasa cocok (walaupun saya bukan orang salafi).

  24. kang maman says:

    sante wae pak dhe2!

    disrutup kopine dhak adem. iklanne ben metu dhisik!

    Kalo saya gak akan membeli buku itu, sebab aku merupakan bagian dari keduanya. Sy pernah masuk menjadi anggota jt. saya tdk akan menyalahkan mereka karena dlm diri mereka juga memegang sunnah, dan mereka bergerak bukan dg nafsu tapi karena mengamalkan hasil “musyawarah” amalan yang sampai saat ini sudah ditinggalkan.

    Saat ini teman2 saya orang salafi n ruti tiap seminggu 3 kali mengikuti kajian ilmu dari pak ustadz n alhamdulillah masih diberi kesehatan hingga detik ini belum bolong sama sekali. saat ini saya mendalami ilmu salaf .

    Walaupun demikian saya ini tetep orang tabligh, karena suatu saat nanti aku akan terjun lagi ke lapangan. menunggu waktu yang tetap!

    Bisa dikatan saya ini orang salafi berhati tabligh.

    Untuk saudaraku2 di atas tetap adem aja. kalo mau tau sisi dalam dari kedua jemaah itu, masuklah ke dalamnya nanti akan tau kelebihan dan kekurangan dari jemaah salafi atau tabligh

  25. Nanang Slamet says:

    Saya ingin seperti Kang Maman. Tapi gimana ya ? Orang salafi di Masjid saya sangat membenci saya, karena saya sering memasukan Jama’ah Tabligh ke Masjid saya.
    Saya terbiasa melalukan Shalat Subuh dengan qunut, dikatakan bid’ah. Khuruj 3 hr, 40 hr, 4 bl dll, dikatakan bid’ah. Bagaimana ya caranya agar umat Islam ini bersatu. Agar kita saling menghargai perbedaan yang tidak mendasar. Padahal 4 Imam Mahjab saling menghargai perbedaan pendapat.

  26. Toko Muslim says:

    @kang maman
    oya pak, salah satu yang kami kritisi der jamaah tabligh itu amalan yang berlandaskan “musyawarah” tersebut, karena dalam beberapa keadaan jamaah tabligh beramal bukan berdasar dalil, akan tetapi karena pengalaman, ini fakta yang kami dapatkan di lapangan.
    Seorang muslim yang berpegang dengan alquran dan sunnah akan mendapati bahwa diantara syariat islam adalah dakwah atau tabligh, jadi di salafi juga ada tablighnya pak, hanya caranya bukan seperti jamaah tabligh, tidak ditentukan waktu keluar dan lainnya, dan yang paling utama dakwahnya harus dengan ilmu yang matang, bukan orang awam yang baru ngaji kemudian langsung dakwah ke luar :)
    manhaj salaf (manhaj yang berdasarkan pemahaman generasi awal umat islam) adalah manhaj yang sempurna, tidak ada kekurangan, jika ada orang yang mengaku salafi akan tetapi salah dalam beberapa amalan atau ibadahnya maka yang salah itu oknumnya bukan manhajnya. berbeda dengan jamaah tabligh yang dasarnya sudah berbeda, jadi asalnya itu sudah beda.
    **
    ini adalah nasihat yang coba kami ungkapkan dengan bahasa yang sehalus mungkin, kalau ada yang merasa kurang berkenan, mohon diungkapkan dengan bahasa yang baik juga, bukankah seorang muslim itu baik lisannya…
    barakallahu fikum

  27. Toko Muslim says:

    @Nanang

    kalau orang yang katanya salafi itu membenci, perlu dirinci bencinya seperti apa. kalau bencinya karena agama Allah maka apakah itu salah? perlu dijadikan catatan juga, apakah pak Nanang ini pernah diajak dialog secara terbuka dari hati ke hati tentang islam, bagaimana sebenarnya ajaran islam yang diajarkan Rasulullah dan generasi terbaik umat ini, bagaimana metode salaf dalam beragama, bagaimana kekeliruan dalam metode beragama jamaah tabligh dst.. kami yakin kalau memang yang benci itu seorang salafi, yang dibenci bukan pak nanangnya akan tetapi beberapa amalan yang dilakukan pak nanang saja, intinya memang butuh saling bicara dulu, asalnya sesama muslim adalah saling mencintai, kami juga menjawab komentar ini karena cinta karena Allah..

    untuk qunut sepengetahuan ilmu kami memang ada perbedaan pendapat yang kuat, kami pribadi tidak berani menghukumi itu bidah secara mutlak, akan tetapi berdasarkan dalil-dalil yang lebih kuat kami berpendapat qunut subuh tidak perlu dilakukan..
    adapun khuruj maka kami tidak mendapatkan dalil yang kuat tentang masalah ini, maksudnya dalilnya kuat dan juga pemahamannya benar, jadi perlu dibedakan.

    kita sangat berharap umat islam bersatu, akan tetapi diatas apa? kalau di atas alquran dan sunnah atas pemahaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau kami sangat mendukung, akan tetapi kalau di atas selain jalan itu apakah kita juga toleransi? tidak semua perbedaan itu ada toleransi pak, harus dirinci, ada perbedaan pendapat yang bisa toleransi dan ada yang tidak.

    rinciannya sangat panjang, disini bukan tempatnya.

    semoga bisa menjadi tambahan ilmu :)

  28. ibnu.abdillah says:

    barokallahu fiikum ya akhi fillah admin toko-muslim. kata-kata dalam bentuk tulisan yang manis sekali, cara berbantah yang santun, kesabaran dalam menghadapi kejahilan, tidak memperturutkan hawa nafsu, sungguh nyata terlihat mana yang haq mana yang batil. semoga allah memberikan banyak hidayah kepada orang-orang jahil melalui lisan dan tulisan antum

  29. Toko Muslim says:

    @ibnu.abdillah
    wa fikum barakallahu akhi, Allahumma aamiin..

  30. abu gosok bin abu ireng says:

    Assalammualaikum, wr,wb, Untuk menyelesaikan suatu masalah atu topik pembahasan harus dengan pembicaraan yang objektif,gunakan daya akal pikir yang sehat bukan emosi dan bukan dengan kata kata merendahkan, toko buku muslim tidak salah, wajar dia memberikan jasa informasi kepada yang lain agar dapat menambah khasanah pengetahuan apakah itu jamaah tabligh, sedangkan para komentator yg lain kebanyakan berpikir subjektif terlihat ketidak matangan berpikir, lebih baik terang terangan menjual buku karena ada pertanggungjawaban dunia dan akhirat daripada rumah tangga rusak, harta benda terjual habis hanya demi mengikuti kegiatan Jamaah Tabligh keliling mushola dan pergi ke India..tanpa ada maksud dan tujuan yg jelas dalam hidup ini, Untuk diperhatikan bagi saudara saudaraku sesama Muslim, “Hidup Hanya Sekali” Jangan kau sia siakan dan jangan kau rusak demi sebuah paham yg hampa, Hidup hanya sekali, gunakan waktumu untuk dirimu,keluargamu, dan berbuat baik dengan tetanggamu, jangan kau tanam kebencian dan jangan tanam permusuhan, Apapun paham yang kau yakini, BELUM ADA pembuktian kau PASTI masuk Surga apa tidak, secara jujur, Yang PAsti ada, adalah Kau HIDUP dan berbuat baiklah dengan sesamamu serta carilah makan/nafkah untuk keluargamu..Wassalammualaikum wr.wb

  31. agus says:

    Hadir dan mengkaji ilmu dari para salafus soleh itu baik & benar. Hadir dan khuruj dengan para jamaah tabligh juga baik dan benar.
    Jadi dimana yang tidak baik & tidak benar? Yang mengikuti kepahaman syiah, jil (jaringan islam liberal) dan menyimpang dari Al Qur’an dan As Sunnah.
    Ok. Problem solved.

  32. Toko Muslim says:

    @agus
    ya khuruj ada sisi positifnya juga, tapi jangan dilupakan batasan-batasan syariat, seperti pendakwahnya disertai dengan ilmu yang mumpuni, punya bekal ilmu yang kuat sehingga benar-benar bisa mengajarkan ilmu yang bermanfaat. Tata caranya juga perlu dikoreksi, tidak perlu melazimkan 3 hari 7 hari dst, tapi bebas saja :)

    intinya buku ini adalah nasihat untuk meluruskan yang dianggap kurang tepat, jika nasihat itu benar maka kebaikan adalah mengikutinya, jika nasihat itu tidak benar maka tidak perlu diikuti.

    barakallahu fikum

  33. seorang Guru besar tarekat pernah berkata “di akhirat nanti yang akan paling bertanggung jawab terhadap perpecahan umat adalah kaum wahabbi”.
    mengapa??..karena sebelum adanya faham/mazhab wahhabi, Umat Islam 4 mazhab rukun damai, salah satunya dlm pengertian dalam hal bid’ah (dholalah hasanah). perpecahan umat Islam di zaman modern di mulai pada saat faham/mazhab wahhabi mulai tersebar menarik keluar sedikit demi sedikit pengikut 4 mazhab .

  34. Toko Muslim says:

    @fahami

    maaf beliau mengeluarkan pernyataan tanpa argumen yang kuat, ini adalah tuduhan tidak benar, perlu dijelaskan dulu apa itu wahabi..

    buku2 di link ini membahas tuntas tuduhan-tuduhan tersebut

    http://toko-muslim.com/?s=wahabi

    barakallahu fikum

    terimakasih juga sudah mampir di web kami :)

  35. justru karena saya faham betul apa itu wahhabi…
    bila anda ingin memahami apa itu wahhabi silahkan disni dijelaskan secara rinci
    -SEJARAH WAHABI
    -GERAKAN WAHHABI/SALAFY DI INDONESIA
    -MENGAPA MAYORITAS UMAT MUSLIM MENENTANG SALAFY/ WAHABI ?
    -FATWA ULAMA WAHABI/SALAFI & PENYIMPANGANNYA
    -ULAMA-ULAMA WAHABI SALING MEMBID’AHKAN SATU SAMA LAIN
    -PANDANGAN ULAMA-ULAMA BESAR TENTANG WAHABI
    – PANDANGAN BID’AH MAZHAB 4
    -BANTAHAN TERHADAP AMALAN YANG DI BID’AH KAN WAHABI/SALAFY
    -DLL

    dan catatan : buku/catatan/risalah tsb dibagikan secara GRATIS…….

    semoga Allah SWTmemberi kita semua petunjuk yang lurus, aamiin

  36. maaf lupa linknya http://fahamiwahabi.wordpress.com

    atau bisa klik nama saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − six =