Toko Muslim

Buku Panduan Hukum Islam

Panduan Hukum IslamKode: BK 279

Harga:
Rp. 143.000
Rp. 114.400 (Diskon 20%)

Pengarang: Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Penerbit: Pustaka Azzam
Tebal: xxiv+896 hal.

Resensi:

BUKU PERTAMA

  • Pendapat para ulama seputar perangkat pendukung fatwa dan syarat-syaratnya serta orang yang boleh memberikan fatwa
  • Haramnya memberikan fatwa dalam masalah agama berdasarkan ra’yu karena perbedaan nash dan ra’yu yang tidak memiliki dasar untuk diterima
  • Riwayat orang-orang terpercaya tentang penolakan ra’yu
  • Sebagian wisas para sahabat
  • Surat umar bin khaththab
  • Pembahasan seputar qiyas (analogi)
  • Pengaruh kalimat tauhid
  • Hukum syara’; penyamaan antara dua hal yang serupa
  • Hadits mua’dz bin jabal ketika diutus rasulullah ke yaman
  • Ketetapan hukum nabi daud dan nabi sulaiman apakan hukuman yang dikenakan kepada seorang penjahat harus sama dengan tindak kejahatannya?
  • Perbedaan pendapat seputar nash; apakan nash itu mencakup hukum sehala peristiwa
  • Istishhab dan pembagiannya
  • Kesalahan orang-orang yang berpegang teguh peada qiyas

BUKU KEDUA

  • Celaan terhadap emosi dan sabar dalam mencari kebenaran
  • Setiap individu memiliki tingkatan dalam beribadah kepada allah
  • Larangan memberi fatwa dalam masalah tanpa didasari ilmu
  • Uraian seputar taqlid
  • Larangan empat imam madzab untuk bertaqlid kepada mereka
  • Haramnya fatwa dan hukum agama yang bertentangan dengan al qur’an, gugurnya ijtihad dan taqlid saat datangnya al qur’an serta ijma’ ulama dalam hal tersebut

BUKU KETIGA

  • Perubahan dan perbedaan fatwa berdasarkan perubahan waktu, tempat, kondisi, niat serta sesuatu yang terjadi kemudian
  • Allah tidak menurunkan suatu keterangan untuk mentembah nama-nama yang dibuat-buat
  • Pemolehan hiyal bertentangan dengan prinsip saddudz-dzara’ikebanyakan siasat itu bertentangan dengan pijakan para imam mujtahid

BUKU KEEMPAT

  • Bolehnya mengikuti fatwa yang bersumber dari golngan salaf
  • Berbagai macam pertanyaan
  • Kewajiban perawi, mufti, hakim, dan saksi
  • Beberapa sikap yang harus dimiliki oleh seseorang yang menetapkan dirinya sebagai mufti
  • Beberapa perkataan imam ahmad tentang sifat-sifat seorang mufti
  • Empat macm mufti dan kedudukannya
  • Fatwa seorang hakim dan hukum farwanya
  • Beberapa kondisi dilarangnyamemberikan fatwa
  • Yang dilakukan seorang mufti jika kejadian serupa terulang lagi
  • Seluruh imam berpendapat berdasarkan hadits, jika benar, maka itulah madzhabnya
  • Apa yang dilakukan mufti dalam menjawab pertanyaan yang mengundang beberapa pengertian
  • Penanya bukan pengendali fatwa
  • Jika dua orang mufti berselisih
  • Fatwa rasulullah saw

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − 10 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>