Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid

Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid

Buku-Saku-Hukum-Shalat-Ied-Kode: BK2730
Harga : Rp. 7.000
Rp. 5.950 (Diskon)
Penulis: Abdullah Taslim, Lc., MA.
Penerbit: Maktabah Al-Hanif

Ukuran: 9,5 cm x 14,5 cm
Cover: Soft Cover
Berat: 150 Gram
Tebal: 48 halaman

Resensi:
Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Buku ini berjudul “Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid”

Buku ini membahas

Shalat ‘Id (hari raya) adalah salah satu syi’ar (simbol keagungan dan kemuliaan) Islam yang sangat agung dan melambangkan ketinggian agama Allah Ta’ala yang mulia ini.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam selalu melaksanakannya di tanah lapang di luar masjid, bahkan tidak ada satu riwayatpun yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah melaksanakannya di masjid. Kemudian para Shahabat Radhiallahu’anhum sepeninggal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga mempraktetakkan sunnah ini dengan baik.

Imam Ibnul Haajj al-Maliki berkata: “Sunnah yang telah berlangsung (sejak dulu) dalam (pelaksanaan) shalat ‘Ied (hari raya) adalah dilaksanakan di mushalla (tanah lapang), karena Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama daripada seribu shalat di masjid lain kecuali (shalat) di al-Masjidil Haram”.

Kemudian bersamaan dengan keutamaan yang agung ini Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam melaksanakan shalat ‘Ied di tanah lapang dan tidak melaksanakannya di Masjid Nabawi. Maka ini merupakan dalil (argumentasi) yang jelas tentang ditekankannya pensyariatan shalat ‘Ied di tanah lapang.

Ini adalah Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan melaksanakannya di masjid, menurut madzhab Imam Malik – semoga Allah Ta’ala merahmatinya – adalah (perbuatan) bid’ah, kecuali jika ada alasan darurat (mendesak) untuk melaksanakannya di masjid, maka ini bukan perbuatan bid’ah. Karena Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah melakukannya (shalat ‘Ied di masjid) dan juga para al-Khulafaa’ ur-raasyidiin (para Khalifah yang lurus, yaitu Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman dan ‘Ali Radhiallahu’anhum) sepeninggal beliau Shallallahu’alaihi Wasallam.

Semoga Allah menjadikan bagi penulis, penerbit, pengedar dan pembaca buku ini mendapatkan keridhaan dan surga-Nya.
Aamiin.
Semoga bermanfaat.
Selamat membaca, Selamat belajar.
***

Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid coverBuku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid cover 2

Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid isi

Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid isi 2

Buku Saku Hukum Shalat Ied Di Masjid isi 3

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =