<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toko Muslim Sarana Belanja Muslim &#187; Aqidah &amp; Akhlak</title>
	<atom:link href="http://toko-muslim.com/category/lihat-semua-buku/aqidah-dan-akhlak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://toko-muslim.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 13:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Buku Kisah-kisah Berhala Musyrikin Jahiliyyah</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-berhala-musyrikin-jahiliyyah/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-berhala-musyrikin-jahiliyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 03:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[buku anak]]></category>
		<category><![CDATA[gema ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3609</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 392
Harga:
Rp. 13.000
Rp. 11.700 (Diskon)

Penulis: Abu Muhammad Miftah
Penerbit: Gema Ilmu
Tebal: 72 halaman
Berat: 0,1 kg
Ukuran: 14 cm x 20,5 cm
Resensi:
Adik-adik, bila kita mendengar kata “musyrikin jahiliyyah”, akan terlintas pada benak kita, bahwa mereka adalah orang-orang yang menyembah atau mengibadahi batu-batu, sebagaimana yang dilakukan sebagian penganut agama sekarang. Dan hanya itulah yang dianggap sebagai perbuatan syirik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3611" title="Kisah-kisah Berhala Musyrikin Jahiliyyah" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk392.jpg" alt="Kisah-kisah Berhala Musyrikin Jahiliyyah" width="110" height="150" />Kode: BK 392</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 13.000</del><br />
<strong>Rp. 11.700 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3609"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Abu Muhammad Miftah<br />
<strong>Penerbit</strong>: Gema Ilmu<br />
<strong>Tebal</strong>: 72 halaman<br />
<strong>Berat</strong>: 0,1 kg<br />
<strong>Ukuran:</strong> 14 cm x 20,5 cm</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Adik-adik, bila kita mendengar kata “musyrikin jahiliyyah”, akan terlintas pada benak kita, bahwa mereka adalah orang-orang yang menyembah atau mengibadahi batu-batu, sebagaimana yang dilakukan sebagian penganut agama sekarang. Dan hanya itulah yang dianggap sebagai perbuatan syirik. Namun benarkah hal itu? Ternyata tidak! Ternyata berhala-berhala yang mereka sembah itu beraneka ragam bentuknya. Ada yang berupa kuburan orang shalih… Ada yang berupa patung orang shalih… Ada yang memang berupa batu… Bahkan ada patung orang yang berbuat dosa… Dan masih ada bentuk yang lain lagi. Di buku ini kalian akan mengetahui Insya Allah bagaimana mereka terseret kepada penyembahan berhala. Kemudian ‘menyembah’ atau ‘mengibadahi’ itu tidak hanya berupa sujud atau mengadakan persembahan kepada berhala-berhala itu. Namun juga bisa berupa ibadah atau persembahan dalam hati, seperti berharap, tawakal, takut dan lainnya. Oleh karena itu, kalian juga akan bisa mengetahui apa bentuk ibadah mereka kepada berhala-berhala itu. Sehingga dengan itu, kita tidak meniru perbuatan mereka “menyembah berhala”. Baik berhala apapun bentuknya. Dan baik ibadah apapun. Sehingga kita menyerahkan ibadah hanya kepada Allah saja. Sehingga kita termasuk orang-orang Islam yang mengesakan Allah dalam ibadah. Atau disebut sebagai ahli tauhid. Harapannya kita tidak termasuk orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah dalam ibadah, sehingga kita bisa selamat dari adzab neraka yang kekal. Wallahu a’lam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-berhala-musyrikin-jahiliyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Kisah-Kisah Akhir Zaman Untuk Anak Islam</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-akhir-zaman-untuk-anak-islam/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-akhir-zaman-untuk-anak-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 03:08:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[at tuqa]]></category>
		<category><![CDATA[buku anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3603</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 391
Harga:
Rp. 11.000
Rp. 9.900 (Diskon)

Penulis: Abu Ya&#8217;la
Penerbit: At Tuqa
Tebal: 40 hlm
Berat: 0,1 kg
Ukuran: 13 x 18 cm,
Resensi:
Rasulullah Shalallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Sesungguhnya tidak akan terjadi hari kiamat sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda, yaitu :
1. Munculnya asap
2. Dajjal
3. Dabbah (binatang yang bisa bicara)
4. Terbitnya matahari dari arah barat
5. Turunnya &#8216;Isa bin Maryam
6. Ya&#8217;juj [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3606" title="Kisah Kisah Akhir Zaman Untuk Anak Islam" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk391.jpg" alt="Kisah Kisah Akhir Zaman Untuk Anak Islam" width="110" height="150" />Kode: BK 391</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 11.000</del><br />
<strong>Rp. 9.900 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3603"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Abu Ya&#8217;la<br />
<strong>Penerbit</strong>: At Tuqa<br />
<strong>Tebal</strong>: 40 hlm<br />
<strong>Berat</strong>: 0,1 kg<br />
<strong>Ukuran:</strong> 13 x 18 cm,</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Rasulullah Shalallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda, &#8220;Sesungguhnya tidak akan terjadi hari kiamat sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda, yaitu :<br />
1. Munculnya asap<br />
2. Dajjal<br />
3. Dabbah (binatang yang bisa bicara)<br />
4. Terbitnya matahari dari arah barat<br />
5. Turunnya &#8216;Isa bin Maryam<br />
6. Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;jud</p>
<p>tiga penenggelaman, yaitu :<br />
7. Penenggelaman di timur<br />
8. Penenggelaman di barat<br />
9. Penenggelaman di jazirah Arab<br />
Dan yang paling akhir yaitu :<br />
10. Munculnya api yang akan keluar dari yaman yang akan menggiring manusia ke tempat mereka di kumpulkan.&#8221;</p>
<p>Rosululloh Shalallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda, &#8221; Al-Mahdi akan keluar pada akhir umatku. Allah Ta&#8217;ala akan menurunkan hujan padanya, bumi akan mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, dia akan membagi bagikan harta dengan adil, binatang ternak menjadi banyak, ummat menjadi mulia, dia akan hidup (berkuasa) selama tujuh atau delapan tahun.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-kisah-kisah-akhir-zaman-untuk-anak-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Anak Sholih Beradab Mulia</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-anak-sholih-beradab-mulia/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-anak-sholih-beradab-mulia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 02:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Toko Muslim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[buku anak]]></category>
		<category><![CDATA[darul ilmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3544</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 388
Harga:
Rp. 23.000
Rp. 20.700(Diskon)

Penulis: Ummu Usamah Aliyah
Penerbit: DARUL ILMI
Tebal: &#8211; hlm
Berat: 0,2 kg
Resensi:
Ini adaah buku yang berisi kumpulan adab dan akhlak yang islami dan dilakukan sehari &#8211; hari. Adik-adik yang kakak sayangi&#8230; Kali ini, kakak akan mengajak kalian untuk mempelajari berbagai adab dan akhlak sehari-hari. Mulai dari adab bangun tidur, adab berpakaian, adab makan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3546" title="Anak Sholih Beradab Mulia" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk388.jpg" alt="Anak Sholih Beradab Mulia" width="110" height="150" />Kode: BK 388</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 23.000</del><br />
<strong>Rp. 20.700(Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3544"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Ummu Usamah Aliyah<br />
<strong>Penerbit</strong>: DARUL ILMI<br />
<strong>Tebal</strong>: &#8211; hlm<br />
<strong>Berat</strong>: 0,2 kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Ini adaah buku yang berisi kumpulan adab dan akhlak yang islami dan dilakukan sehari &#8211; hari. Adik-adik yang kakak sayangi&#8230; Kali ini, kakak akan mengajak kalian untuk mempelajari berbagai adab dan akhlak sehari-hari. Mulai dari adab bangun tidur, adab berpakaian, adab makan dan minum, adab terhadap Allah, kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, kepada Al-Quran, kepada orang tua, serta adab-adab lainnya. Dan perlu kalian ketahui, seorang muslim harus memiliki adab dan akhlak yang baik dan terpuji. Karena, setinggi apapun ilmu agama seseorang, apabila tidak dihiasi oleh adab dan budi pekerti yang baik, itu akan menjadi celaan baginya.Oleh karena itu, kita harus mempelajari adab-adab dan akhlak yang telah dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-anak-sholih-beradab-mulia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Putih Ihya Ulumuddin Imam Ghazali</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-putih-ihya-ulumuddin-imam-ghazali/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-putih-ihya-ulumuddin-imam-ghazali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 06:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Toko Muslim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[darul falah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3509</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 380
Harga:
Rp. 104.000
Rp. 88.400 (Diskon)

Penulis: Syaikh Jamaluddin al-Qasimi
Penerbit: Darul Falah
Tebal: &#8211; hlm
Berat: 1 kg
Resensi:
Imam Al-Ghazali rahimahullah telah menulis dengan tinta emasnya lautan mutiara hikmah tazkiyatun nafs, dalam Ihya Ulumuddin. Buku yang ada di hadapan Anda ini, adalah Buku Putih Ihya Ulumuddin, yang berbeda jauh dari buku-buku yang telah terbit sebelumnya. Karena buku ini telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3510" title="Buku Putih Ihya Ulumuddin Imam Ghazali" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk380.jpg" alt="Buku Putih Ihya Ulumuddin Imam Ghazali" width="110" height="150" />Kode: BK 380</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 104.000</del><br />
<strong>Rp. 88.400 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3509"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Syaikh Jamaluddin al-Qasimi<br />
<strong>Penerbit</strong>: Darul Falah<br />
<strong>Tebal</strong>: &#8211; hlm<br />
<strong>Berat</strong>: 1 kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong></p>
<p>Imam Al-Ghazali <em>rahimahullah </em>telah menulis dengan tinta emasnya lautan mutiara hikmah tazkiyatun nafs, dalam Ihya Ulumuddin. Buku yang ada di hadapan Anda ini, adalah Buku Putih Ihya Ulumuddin, yang berbeda jauh dari buku-buku yang telah terbit sebelumnya. Karena buku ini telah menghimpun kebenaran dan kemampuan memproses jiwa dan memperbaikinya, mengkaji berbagai penyakit dan aib padanya dengan mencabut akar-akar keburukan dari pangkalnya.</p>
<p>Tentunya, setelah membersihkan kitab tersebut dari hadits-hadits palsu dan lemah serta dari berbagai macam kesalahan, kemudian menebarkan benih-benih kebaikan di dalamnya yang sejalan dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi yang shahih. Sejumlah syarah menambah khasanah karakter buku ini sehingga menjadi suplemen yang dapat membangkitkan jiwa-jiwa, melembutkan hati, memperkuat kemauan, dan membinasakan egoisme yang menjadi pangkal segala macam kerusakan dan dosa, insya Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-putih-ihya-ulumuddin-imam-ghazali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-sepenggal-catatan-perjalanan-dari-madinah-hingga-ke-radio-rodja/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-sepenggal-catatan-perjalanan-dari-madinah-hingga-ke-radio-rodja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 03:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Toko Muslim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3487</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 378
Harga:
Rp. 30.000
Rp. 25.500 (Diskon)

Penulis: Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc
Penerbit: Pustaka Cahaya Sunnah
Tebal: 224 hlm
Berat: 0,3 kg
Judul Lengkap:
Buku Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja, Mendulang Pelajaran Akhlak Dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr Hafizhahullah
Resensi:
PROLOG
Semangat beribadah terkadang memudar, semangat menuntut ilmu terkadang menyurut. Padahal, dalil akan keutamaan menuntut ilmu telah banyak dihafalkan. Demikianlah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3488" title="Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk378.jpg" alt="Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja" width="110" height="150" />Kode: BK 378</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 30.000</del><br />
<strong>Rp. 25.500 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3487"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc<br />
<strong>Penerbit</strong>: Pustaka Cahaya Sunnah<br />
<strong>Tebal</strong>: 224 hlm<br />
<strong>Berat</strong>: 0,3 kg<br />
<strong>Judul Lengkap:</strong><br />
Buku Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja, Mendulang Pelajaran Akhlak Dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr <em>Hafizhahullah</em></p>
<p><strong>Resensi:</strong></p>
<p>PROLOG</p>
<p>Semangat beribadah terkadang memudar, semangat menuntut ilmu terkadang menyurut. Padahal, dalil akan keutamaan menuntut ilmu telah banyak dihafalkan. Demikianlah, jiwa terkadang dijangkiti rasa malas dan diserang rasa bosan.</p>
<p>Sungguh, betapa banyak orang yang akhirnya kembali bersemangat, bahkan lebih bersemangat dari sebelumnya dan terdorong untuk mencapai derajat yang tinggi disebabkan sejarah yang dibacanya, dikarenakan cerita yang didengarnya. Terlebih lagi jika itu adalah cerita teladan yang didengarnya. Terlebih lagi jika itu adalah cerita teladan yang didengarnya atau dibacanya dari orang yang hidup di zamannya.</p>
<p>Terkadang, jiwa tatkala diceritakan sejarah para sahabat atau para salafush shalih maka jiwa tersebut akan berbisik seraya mengeluh, “Itukan cerita orang-orang dulu ? Masanya kan berbeda ? Kita sekarang berada di zaman penuh fitnah, zaman dimana kita sangat membutuhkan materi dan tentunya tidak bisa disamakan dengan zaman salafush shalih”.</p>
<p>Demikianlah, jiwa selalu mencari-cari alasanuntuk bisa melegitimasi kekurangan yang ada padanya. Namun, bagaimana jika cerita teladan tersebut tentang seorang yang ada dizamannya … ? Terlebih lagi, orang tersebut ternyata masih hidup dan pernah dia temui … ? Dan ternyata kita menimba ilmu darinya … ? Tentunya hal ini akan lebih membekas dan memberi perubahan positif terhadap jiwa…</p>
<p>PRIBADI YANG ENGGAN DIPUJI</p>
<p>Ternyata keikhlasan memang perkara yang sangat mahal harganya. Lebih berat lagi adalah menjaga keikhlasan setelah memperolehnya…</p>
<p>Syaikh abdurrozaq pernah menjadi moderator saat Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menyampaikan nasihat kepada para mahasiswa Universitas Islam Madinah. Syaikh Abdurrozzaq memulai moderasinya dengan kalimat: “Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan mendengarkan muhadharah yang akan disampaikan oleh ‘Al-Allamah’ Muhammad bin Shalih …”</p>
<p>Tiba-tiba, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menimpali dengan suara yang lantang: “Uskut !!!”</p>
<p>Syaikh Abdurrozaq tersentak mendengar kalimat syaikh Muhammad yang memintanya diam. Beberapa saat kemudian barulah beliau sadar bahwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin tidak ridha jika digelari dengan ‘Al-Allamah’, orang yang sangat ‘alim…</p>
<p>Menolak Penulisan Gelar &amp; Menolak Tersohor<br />
……….</p>
<p>Menyembunyikan Tangis Untuk Menjaga Keikhlasan<br />
……….</p>
<p>Uang Ini Bukan Dari Saya, Tapi Dari Orang Lain<br />
……….</p>
<p>PERHATIAN BELIAU TERHADAP AMAL</p>
<p>Bahwasanya ilmu itu hanya memberi 2 pilihan dan tidak ada pilihan ketiga, yaitu Menjadi pembela bagi pemiliknya atau Menyerangnya pada hari kiamat jika tidak diamalkan …</p>
<p>Mengenai Syaikh Abdurrozzaq, sebagaimana pengakuan sebagian teman yang pernah dekat dengan beliau, bahwasanya beliau bukanlah orang yang paling ‘alim di kota Madinah, bahkan bukan pula orang yang paling ‘alim di Universitas Islam Madinah, karena pada kenyataannya masih banyak ulama lain yang lebih unggul dari beliau dari sisi keilmuannya. Akan tetapi yang menjadikan beliau istimewa di hati para mahasiswa adalah perhatian beliau terhadap amal, takwa, dan akhlak…</p>
<p>Syaikh Abdurrozzaq menjelaskan bahwa seseorang yang telah banyak mengumpulkan ilmu lantas tidak diamalkan maka hal ini menunjukan ada niatnya yang tidak beres….</p>
<p>Syaikh berkata, “Aku ingin mengingatkan sebuah perkara yang terkadang kita melalaikannya tatkala kita mempelajari ilmu Aqidah. Ibnu Qoyyim rahimahulloh berkata, “Setiap ilmu dan amal yang tidak menambah kekuatasn dalam keimanan dan keyakinan maka telah termasuki (terkontaminasi) …” Maksud ‘telah termasuki’ yaitu telah termasuki sesuatu, baik riya, tujuan duniawi, atau yang semisalnya, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaaat dan tidak akan diberkahi …</p>
<p>Orang Yang Tidak Shalat Shubuh Berjama’ah Bukanlah Penuntut Ilmu<br />
……….</p>
<p>Ilmu Adalah Pohon Dan Amal Adalah Buahnya<br />
……….</p>
<p>Semangat Beramal Mengalahkan Kelelahan Dan Kelemahan<br />
……….</p>
<p>Manhaj Nabi !!!<br />
……….</p>
<p>DAKWAH TANPA MEMBEDAKAN GOLONGAN</p>
<p>Demikianlah syaikh Abdurrozaq apabila telah melazimi sebuah pengajian maka beliau akan disiplin. Jika beliau telah menetapkan pengajian mulai selepas shalat ashar maka tetap harus jalan, bahkan terkadang ada orang penting yang ingin bertemu dengan beliau, bahkan kerabat beliau, maka beliau tunda pertemuan dengan mereka setelah mengisi pengajian di radio Rodja…</p>
<p>MENGUNDANG SYAIKH KE INDONESIA</p>
<p>“Aku tidak ingin meninggalkan tugas mengajarku,” jawab syaikh, mematahkan Harapan saya. Namun, tiba-tiba syaikh berkata, “Bisa, jika aku mengatur murid-muridku agar jam mengajarku ditunda &amp; dirapel, namun kita hanya bisa bersafar ke Indonesia selama lima hari. Kita berusaha menyenangkan hati para pendengar radio Rodja dengan menziarahi mereka di Indonesia.”…</p>
<p>AKUPUN BERSAFAR BERSAMA BELIAU</p>
<p>“Karena aku ke Indonesia bukan untuk memihak salah satu golongan yang ada. Aku ke Indonesia untuk silaturahmi dan mengunjungi radio Rodja. Apakah engkau suka, “Ya Firanda, ada seorang syaikh yang datang ke saudara-saudaramu yang berselisih denganmu lantas mereka menceritakan keburukan-keburukanmu kepada syaikh tersebut ? Tentunya engkau tidak suka. Demikian juga, sebaliknya engkau tidak perlu menceritakan kondisi saudaramu-saudaramu yang berselisih denganmu. Toh, mereka tidak berselisih denganmu pada permasalahan akidah. Engkau dan mereka saling bersaudara diatas akidah yang satu.” …</p>
<p>“Ya syaikh, sebagian orang ada yang menyatakan bahwa aku adalah pendusta. Apakah aku berhak memebela diri dan menambah tuduhan tersebut ?”. “Wahai firanda, jangan kau bantah dia, bagaimanapun dia adalah saudaramu seakidah”. Jawab beliau. “Bahkan jika ada orang yang bertanya kepadamu tentang dia, maka tunjukan bahwa engkau tidak suka untuk membantahnya dan tidak suka membicarakan tentangnya. Engkau bersabar dan jika engkau bersabar percayalah suatu saat dia akan melunak dan akan menjadi sahabatmu”….</p>
<p>“Syaikh berkata, “Sekali-kali jangan kau bantah dia, selamanya jangan kau bantah dia !! Apakah engkau ingin yang membela dirimu sendiri ? ataukah engkau ingin Alloh yang akan membelamu !!! …</p>
<p>Jika engkau bersabar maka Alloh pasti akan mengutus tentaranya untuk membelamu. Pekaranya terserah engkau, apakah engkau yang akan membela dirimu sendiri –..mahluk yang sangat lemah..- ataukah engkau menyerahkan urusanmu kepada Alloh Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu” …</p>
<p>PESAWAT MENDARAT DI TANAH AIR TERCINTA</p>
<p>Maka beliaupun berkata kepada para hadirin sambil bercanda, “Firanda ini benar dalam menterjemahkan materi kajian, tetapi salah dalam menterjemahkan makanan”. Para hadirin yang ikut makan bersama kamipun tertawa…</p>
<p>TIBA DITEMPAT KELAHIRANKU SURABAYA</p>
<p>“Alhamdulillah yang telah mengumpulkan kita dari tempat yang berbeda-beda diatas keimanan”. Bahkan syaikh sempat mencandai mereka seraya berkata, “Firanda kalau nanti mereka mau mengambil jatah mereka diluar kabarkan ke panitia bahwa mereka bertiga sudah makan siang bersama kita”. Ketiga santri tersebutpun tertawa&#8230;</p>
<p>KEMBALI KE JAKARTA</p>
<p>Sebelum mengisi di studio radio Rodja beliau sempat bertemu dengan anak-anak kecil yang sudah berkumpul di halaman studio radio Rodja. Beliau berjabat tangan dengan anak-anak tersebut, serta beliau membagi-bagikan kue-kue dan buah-buahan yang ada di mobil yang disediakan buat beliau. Tidak cukup sampai disitu, kebetulan di dekat studio radio Rodja ada sebuah kios kecil yang menjual roti, maka syaikhpun mengeluarkan uang 100 real dan berkata, “Firanda beli semua roti yang ada di kios tersebut kemudian bagi-bagikan ke anak-anak!”…</p>
<p>Aku jadi ingat pernah suatu saat ada perselisihan yang timbul diantara para dai dari sebuah Negara. Sebagian dai yang berselisih tersebut masih belajar di kota Madinah, merekapun mengunjungi syaikh dan menyampaikan keluhan mereka terhadap sebagian dai-dai senior yang mengeluarkan kebijaksanaan yang kurang bisa diterima. Tatkala itu kebetulan aku sedang di rumah syaikh, jadi ikut mendengarkan keluhan mereka. Beberapa hari kemudian syaikh bertemu dengan dai-dai senior yang dikeluhkan tersebut dan kebetulan aku juga sedang bersama dengan syaikh, maka beliaupun berkata kepada dai-dai senior tersebut, “Si fulan dan fulan –maksud syaikh dai-dai muda yang mengeluhkan dai-dai senior tersebut di Madinah- serta teman-teman mereka di Madinah selalu memuji-muji kalian dan selalu menyebutkan kebaikan-kebaikan kalian”. Demikian kata syaikh kepada dai-dai senior tersebut. Setelah dia-dai senior tersebut pergi syaikh berkata kepadaku, “Ya firanda tidak ada yang lebih baik daripada mendamaikan diantara dua pihak yang bersengketa”. Kemudian membaca firman Alloh Subhanahu wa ta’ala surat AN-Nisaa aya 114 ….</p>
<p>KEMBALI KE KOTA SUCI MADINAH</p>
<p>Batinku berkata, “Ternyata semakin tinggi ilmu seseorang semakin semangat belajar, bahkan di tengah keramaian seperti bandara, beliau tetap belajar memanfaatkan waktu”…</p>
<p>RENUNGAN</p>
<p>Contoh-contoh teladan yang dibawakan syaikh diatas tidak lain adalah sebagai cambuk bagi kita yang masih sangat kurang dan jauh dari akhlak para ulama. Terkadang kita merasa akhlak kita sudah baik karena seringnya kitaberhusnudzon pada jiwa kita yang sangat lemah ini. Namun jika kita membaca perjalananhidup para ulama dan menela’ah akhlak mereka nampaklah bahwasanya kita sungguh jauh dan sangat jauh …</p>
<p>PERINGATAN</p>
<p>Sebagian orang menyangka bahwasanya yang dinamakan dengan ketakwaan adalah hanyalah menjalankan dan menunaikan hak-hak Alloh tanpa memperhatikan hak-hak hambaNya. Mereka menyangka bahwasanya penerapan ajaran agama hanya terbatas pada bagaimana hubungan dengan Alloh tanpa memperhatikan bagaimana berakhlak mulia terhadap hamba-hambaNya…</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Ya Alloh tunjukanlah kepada kami untuk berhias dengan akhlak yang terbaik karena tidak ada yang bisa menunjukan kami kepada hal itu kecuali Engkau, dan jauhkanlah kami dari akhlak yang buruk dan tidak ada yang bisa menjauhkan kami kepada hal itu kecuali Engkau…</p>
<p><em>Resensi ini kami ambil dari note salah satu ikhwah di facebook.</em></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 133px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">&lt;strong&gt;&lt;img class=&#8221;alignleft size-full wp-image-3472&#8243; title=&#8221;Buku Aku Wanita Yang Dipoligami&#8221; src=&#8221;http://toko-muslim.com/images/product/bk375.jpg&#8221; alt=&#8221;Buku Aku Wanita Yang Dipoligami&#8221; width=&#8221;110&#8243; height=&#8221;150&#8243; /&gt;Kode: BK 375&lt;/strong&gt;<br />
&lt;strong&gt;Harga:&lt;/strong&gt;<br />
&lt;del&gt;Rp. 30.000&lt;/del&gt;<br />
&lt;strong&gt;Rp. 25.500 (Diskon)&lt;/strong&gt;</p>
<p>&lt;!&#8211;more&#8211;&gt;</p>
<p>&lt;strong&gt;Penulis&lt;/strong&gt;: Abu Umar Basyir<br />
&lt;strong&gt;Penerbit&lt;/strong&gt;: Fata Media<br />
&lt;strong&gt;Tebal&lt;/strong&gt;: 195 hlm<br />
&lt;strong&gt;Berat&lt;/strong&gt; : 0,2 kg</p>
<p>&lt;strong&gt;Resensi:&lt;/strong&gt;</p>
<p>Buku yang berisi belasan kisah nyata dari orang-orang yang dikenal oleh penulis buku ini menyadarkan kita bahwa poligami memiliki kisah-kisah unik. Kisah-kisah ini sebagian dituturkan oleh si suami, sebagian oleh istri pertama, ada pula kisah dari istri kedua.<br />
Poligami akan menjadi indah dalam kehidupan berkeluarga bila dilakukan secara bertanggung jawab, proporsional, mengindahkan ajaran islam. Namun bila dilakukan serampangan, nyaris tak mengindahkan aturan syariat, mengabaikan prinsip maslahat, maka segala kericuhan dan prahara bisa menanti di depan sana.<br />
Mari, luangkan waktu sejenak mengikuti kisah demi kisah. Insyaallah kita akan semakin secara sadar, bahwa dengan atau tanpa poligami, selama rumah tangga itu kita jalani dengan aturan Yang Maha Kuasa pasti ujung dari segalanya adalah kebahagiaan jiwa.</p>
<p>Berikut ini cuplikan dari salah satu kisah dalam buku ini:<br />
****************<br />
“Aku harus berpoligami. Harus, tidak boleh tidak.” Suamiku berkata dengan nada suara keras dan tegas. Itu sudah sering diungkapkan oleh suamiku, setidaknya satu bulan terakhir ini.<br />
Kami menikah saat usia kami sama-sama 26 tahun. Kami mengaji di majelis ilmu yang sama, lalu di antara kami ada ketertarikan, kamipun menikah. Saat menikah, suamiku belum memiliki pekerjaan. Bahkan untuk mengontrak rumahpun, kami mendapat bantuan keuangan dari keluarga besar kami.<br />
Setelah menikah, suamiku berusaha mencari pekerjaan ke sana ke mari, namun tak juga beroleh pekerjaan. Suamiku berusaha untuk berjualan, mengikuti temannya. Tapi, tampaknya ia tak berbakat di dunia bisnis. Berkali-kali ia ikut berjualan, selalu saja mengecewakan orang lain. Akhirnya, kami banyak hidup dari belas kasihan orang lain. Uniknya, suamiku seolah-olah tak merasa bersalah sama sekali. Menjalani hidup rumah tangga seperti itu, selain menyebalkan, juga menebalkan mukaku.<br />
Setelah satu tahun kami menjalani pernikahan, suamiku memperoleh pekerjaan. Meski jauh dari yang dimaui oleh suamiku, kami menerima tawaran itu dengan suka cita. Minimal, kami memiliki penghasilan bulanan, meski jumlahnya tidak seberapa. Dari situ, kami mulai bisa makan dari keringat kami, di rumah kami sendiri. Ya, setelah satu tahun lebih kami menikah. Tentu saja, hidup kami masih sangat kekurangan. Jangankan berpikir untuk bisa membeli pakaian atau peralatan rumah tangga. Sekadar untuk makan tanpa meminta kepada orang lain saja, itu sudah lumayan. Dan aku sangat menyukurinya.<br />
Tapi, datang pula hal lain yang merisaukan hatiku.<br />
Suamiku sedang berhasrat kuat untuk berpoligami. Kebetulan, di pengajian, ustadz kami sering membahas soal poligami. Dari berbagai penjelasannya, suamiku memahami bahwa poligami itu adalah sunnah. Intinya, bahwa setiap muslim disunnahkan untuk berpoligami. “Orang yang tidak berpoligami, itu pengecut,” ujar Ustadz kami. Simak saja firman Allah, “Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya&#8230;.” (An-Nisaa : 3)<br />
Nah, seorang muslim yang gak berpoligami, berarti ia penakut&#8230;”<br />
Ungkapan itu disampaikan dengan canda, tapi ditanggapi begitu serius oleh jama’ah pengajian. Terutama kaum prianya. Berderai tawa mereka mendengar ungkapan Ustadz kami tadi. Banyak anggapan beredar bahwa poligami itu memang disunnahkan secara khusus, sehingga setiap mereka berjuang keras untuk bisa berpoligami, tanpa memerhatikan kemampuan, tanpa mencermati situasi dan kondisi. Bahkan mengabaikan sama sekali pendapat dan kondisi isterinya!!!<br />
Itulah yang terjadi di lingkungan pengajian kami. Kalaupun ada Ustadz-ustadz lain yang memberi penjelasan poligami secara lebih komprehensif, malah justru kurang diminati dan ditanggapi secara layak. Sehingga, sebagai akibatnya, kebanyakan hadirin terprovokasi untuk berlomba-lomba berpoligami, termasuk suamiku.<br />
“Aku harus berpoligami. Harus, tidak boleh tidak.” Itu yang kini sering diucapkan suamiku.<br />
Selama hampir satu bulan, suamiku selalu membicarakan soal poligami. Yang lebih membuatku tak nyaman, seringkali ‘Ustadz’ mampir ke rumah kami, mengobrolkan soal keinginan suamiku berpoligami. Mereka seolah-olah tak lagi memedulikan perasaanku sebagai wanita. Mereka begitu nyamannya mengobrolkan poligami, seolah-olah aku tak ada di dekat mereka!!<br />
Akhirnya, suamiku ditawari oleh Ustadz tadi seorang muslimah. Mereka berdua setuju untuk menikah, dan kedua orang tua si gadis juga merestuinya.<br />
Meski mereka pun tahu, kondisi perekonomian kami mpot-empotan. Singkat kata, pernikahan dengan istri kedua dilakukan. Sama dengan saat menikah denganku, akad dilakukan secara sederhana saja. Dan lagu lamapun mendendang kembali. Untuk mengontrak rumahpun, suamiku harus pinjam sama pinjam sini. Aku sangat mengkhawatirkan kehidupan kami. Kami masih hidup serba kekurangan, apalagi dengan dua orang isteri? Aku bingung dibuatnya. Tapi, alhamdulillah, antara aku dan maduku, tak terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan. Kami bisa saling memahami, berusaha membangun saling pengertian. Kami juga saling mengunjungi, hampir setiap hari. Kadang kami masak bersama, dan melakukan segala hal bersama.<br />
Seiring berjalannya waktu, di tempatnya bekerja, suamiku sering mendapat teguran karena sering mangkir. Bila ditanya, alasannya sedang tidak fokus, bingung memikirkan keluarga. Tapi kenyataannya, setiap kali tidak mengajar, suamiku hanya tidur-tiduran di rumah saja. Padahal, gaji bulanan selalu dibayar penuh tepat waktu. Dan, yang kukhawatirkan terjadi juga. Boss tempat bekerja memecat suamiku. Meski itu dilakukan dengan bahasa yang santun, melalu surat resmi dan juga secara langsung di hadapan suamiku, tapi tetap saja kami terperanjat. Aku dan maduku juga semakin ketar-ketir.<br />
Kini suamiku sering banyak mengobrol dengan teman-temannya, membicarakan rencana bisnis yang tak pernah kesampaian. Aku tahu, suamiku bukan tak mau berusaha. Tapi ia terlalu idealis. Seringkali ia mengungkapkan konsepnya yang melambung-lambung soal bisnis, tapi di areal yang sangat sulit kami jangkau dengan kemampuan kami sekarang ini. Sehingga, dari hari ke hari ia tak juga menggeluti bisnis apapun. Padahal, kebutuhan kami kian hari juga kian bertambah.<br />
Bayangkan saja, anakku kini sudah berusia 2 tahun lebih. Kebutuhannya sudah makin banyak. Maduku sekarang juga sedang mengandung. Ia juga butuh makanan yang lebih layak. Sementara, penghasilan suamiku satu-satunya yang begitu kami harapkan –meski jauh dari mencukupi—kini melayang sudah. Pikiran kami kalut. Anehnya, suamiku terlihat biasa-biasa saja. “Insya Allah, ada rezki dari arah yang tidak disangka-sangka&#8230;” suamiku beralasan lagi.<br />
Satu tahun sudah, semenjak dipecat dari pekrjaannya, suamiku berlari dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Tapi, ujungnya nyaris sama: kalau tidak diberhentikan karena malas, berhenti tanpa sebab yang jelas. Ia nyaris tak pernah menggubris usul-usul kami. Termasuk, kembali lagi ke tempat kerjanya dulu, yang dengan tangan terbuka masih mau menerimanya kembali, asal ia bisa disiplin. Kami pernah memberi usul, bagaimana kalau aku yang bekerja? Suamiku malah marah luar biasa. Maduku memberi usul untuk membuat kue, dan ditawarkan ke warung-warung. Suamiku juga<br />
menolak. “Wanita, lebih baik di rumah saja&#8230;” Kami kembali terbungkam.<br />
Maduku kini sudah dikaruniai seorang anak lelaki manis, berusia 4 bulan. Anakku sendiri sudah berusia 3 tahun. Kehidupan kami kembang kempis tak karuan. Kami sering bertemu, dan saling mengeluhkan kondisi kami. Kami tahu, mungkin tak pantas kami berkeluhkesah seperti ini. Tapi, ini realitas yang tak dapat kami pungkiri. Suami kami terbukti tak mampu menghidupi kami secara layak, dan tak terlihat gigih mencari rezki demi penghidupan kami. Aku, maupun maduku, pernah sesekali berinisiatif untuk mundur. Maksudku, biarlah aku memilih pisah dari suamiku. Tapi maduku justru menawarkan hal yang sama, biar dia saja yang bercerai dari suamiku, agar aku bisa hidup layak bersamanya. Tentu saja aku tak mengijinkannya. Lama bergaul dengannya, di antara kami sudah terjalin tali kasih. Aku sayang kepadanya. Aku tak ingin ia menderita. Sebagaimana akupun tak ingin diriku menderita.<br />
Tapi, para pembaca sekalian, apa yang dapat kami lakukan?<br />
Kami ingin, semua kami berbahagia. Dan kami selalu berusaha untuk bersabar dan tabah menjalani semua ini. Tapi, sampai kapan? Kondisi kami kian hari kian memburuk saja. Meski tak kuyup prahara, tapi kami mulai merasakan gemuruh derita. Percikan-percikan kecil derita yang kian hari kian menggemuruh, dan membuat kami makin tak punya daya.<br />
Pembaca sekalian, bukan kami menolak poligami. Tapi bila beginilah yang kami terus alami, lambat laun, wajarlah, bila kini kami mulai membencinya&#8230;.<br />
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216)<br />
Ya Allah, ampunilah aku..</p>
<p>********************</p>
<p>Ini adalah salah satu kisah pelaku poligami, dalam buku ini disebutkan 13 kisah, ada yang baik dan ada yang gagal dalam pernikahan mereka. Ada yang akhirnya bercerai, akan tetapi ada juga yang dengan berpoligami malah menimbulkan keharmonisan dalam keluarga tersebut. Jadi intinya bagaimana syariat poligami tersebut dilakukan sesuai proporsinya, jika dilakukan dengan ikhlas dan sesuai petunjuk syariat insyaallah akan menghasilkan pernikahan yang langgeng, namun sebaliknya, bila dilakukan secara serampangan maka justru akan menimbulkan kerusakan, bahkan cobaan bagi yang lain.</p>
<p>Silakan menyimak&#8230;</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-sepenggal-catatan-perjalanan-dari-madinah-hingga-ke-radio-rodja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Syarah Aqidah Wasithiyah</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-syarah-aqidah-wasithiyah-2/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-syarah-aqidah-wasithiyah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:06:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[darul falah]]></category>
		<category><![CDATA[syaikh utsaimin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3445</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 373
Harga:
Rp. 107.000
Rp. 90.950 (Diskon)

Penulis: Syaikh Muhammad Al-Utsaimin
Penerbit: Darul Falah
Tebal: 880 hlm/besar-hrd-cv
Berat : &#8211; kg
Resensi:
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah. Tokoh yang memiliki pembelaan atas kebenaran dari ancaman ahli kebathilan, dan kitab-kitabnya yang telah teruji. Pada hakikatnya, dia adalah bagian dari nikmat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala bagi umat ini, karena dengan perantaraan dirinya telah terpatahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3446" title="Syarah Aqidah Wasithiyah" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk373.jpg" alt="Syarah Aqidah Wasithiyah" width="110" height="150" />Kode: BK 373</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 107.000</del><br />
<strong>Rp. 90.950 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3445"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Syaikh Muhammad Al-Utsaimin<br />
<strong>Penerbit</strong>: Darul Falah<br />
<strong>Tebal</strong>: 880 hlm/besar-hrd-cv<br />
<strong>Berat</strong> : &#8211; kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah. Tokoh yang memiliki pembelaan atas kebenaran dari ancaman ahli kebathilan, dan kitab-kitabnya yang telah teruji. Pada hakikatnya, dia adalah bagian dari nikmat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala bagi umat ini, karena dengan perantaraan dirinya telah terpatahkan laju berbagai perkara besar yang sangat mengancam keberadaan aqidah Islamiyah.</p>
<p>Kitab ini menjadi panduan bagi para pelajar yang belajar dengan Syaikh Al-Utsaimin. Beliau menjelaskan intisari aqidah Ahlussunnah wal Jama&#8217;ah yang tertuang dalam kitab ini dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun. Dengan kemudahan yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala tampaklah benang merah kedudukan aqidah yang shahihah di antara kerumunan aliran menyimpang yang menggerogotinya.</p>
<p>Kita senantiasa memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala agar sudi kiranya menghadirkan manfaat melalui syarah ini sebagaimana manfaat yang telah muncul dari kitab aslinya. Dan agar sudi kiranya menjadikan kita di antara para da&#8217;i dan pendukung serta pembela dakwah yang berjalan di atas aqidah Ahlussunnah wal Jama&#8217;ah. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-syarah-aqidah-wasithiyah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Kumpulan Kultum Setahun Jilid 2</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-2/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 04:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih & Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits & Syarah]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[darul falah]]></category>
		<category><![CDATA[Khutbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3436</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 371
Harga:
Rp. 124.000
Rp. 105.400 (Diskon)

Penulis: Fuad bin Abdul ‘Aziz  Asy-Syalhub
Penerbit: Darul Falah
Tebal: (hrd-cv) 852 hal.
Berat : &#8211; kg
Resensi:
Kuliah Tujuh Menit, yang sering disingkat Kultum terangkum komplit dalam buku ini. Bulan-bulan dan bahkan hari-hari dalam setahun menurut penanggalan Hijriah, tersusun apik dalam materi-materi Kultum yang dibutuhkan umat untuk mendalami segala hal berkenaan dengan agamanya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3438" title="Kumpulan Kultum Setahun Jilid 2" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk371.jpg" alt="Kumpulan Kultum Setahun Jilid 2" width="110" height="150" />Kode: BK 371</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 124.000</del><br />
<strong>Rp. 105.400 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3436"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Fuad bin Abdul ‘Aziz  Asy-Syalhub<br />
<strong>Penerbit</strong>: Darul Falah<br />
<strong>Tebal</strong>: (hrd-cv) 852 hal.<br />
<strong>Berat</strong> : &#8211; kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Kuliah Tujuh Menit, yang sering disingkat Kultum terangkum komplit dalam buku ini. Bulan-bulan dan bahkan hari-hari dalam setahun menurut penanggalan Hijriah, tersusun apik dalam materi-materi Kultum yang dibutuhkan umat untuk mendalami segala hal berkenaan dengan agamanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Kumpulan Kultum Setahun Jilid 1</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-1/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:59:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih & Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits & Syarah]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[darul falah]]></category>
		<category><![CDATA[Khutbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3432</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 370
Harga:
Rp. 114.000
Rp. 96.900 (Diskon)

Penulis: Fuad bin Abdul ‘Aziz  Asy-Syalhub
Penerbit: Darul Falah
Tebal: (hrd-cv) 852 hal.
Berat : &#8211; kg
Resensi:
Kuliah Tujuh Menit, yang sering disingkat Kultum terangkum komplit dalam buku ini. Bulan-bulan dan bahkan hari-hari dalam setahun menurut penanggalan Hijriah, tersusun apik dalam materi-materi Kultum yang dibutuhkan umat untuk mendalami segala hal berkenaan dengan agamanya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3433" title="Kumpulan Kultum Setahun Jilid 1" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk370.jpg" alt="Kumpulan Kultum Setahun Jilid 1" width="110" height="150" />Kode: BK 370</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 114.000</del><br />
<strong>Rp. 96.900 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3432"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>: Fuad bin Abdul ‘Aziz  Asy-Syalhub<br />
<strong>Penerbit</strong>: Darul Falah<br />
<strong>Tebal</strong>: (hrd-cv) 852 hal.<br />
<strong>Berat</strong> : &#8211; kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Kuliah Tujuh Menit, yang sering disingkat Kultum terangkum komplit dalam buku ini. Bulan-bulan dan bahkan hari-hari dalam setahun menurut penanggalan Hijriah, tersusun apik dalam materi-materi Kultum yang dibutuhkan umat untuk mendalami segala hal berkenaan dengan agamanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-kumpulan-kultum-setahun-jilid-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Ensiklopedi Fatwa Syaikh &#8216;Utsaimin 2</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-2/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 13:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih & Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka as sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3371</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 358 B
Harga:
Rp. 130.000
Rp. 110.500 (Diskon)

Penulis:  Syaikh Sholah mahmud As-Said
Penerbit: PUSTAKA AS SUNNAH
Tebal: &#8211; hal
Berat : &#8211; kg
Resensi:
Kehidupan masyarakat saat ini sangat memerlukan solusi yang tepat dan jelas secara syar&#8217;i dalam menyelesaikan problematika dan permasalahan yang sering kali timbul di tengah masyarakat. Maka dari itu fatwa-fatwa ulama&#8217; mempunyai peranan penting dalam memberikan arahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3375" title="Ensiklopedi Fatwa Syaikh 'Utsaimin 2" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk358a1.jpg" alt="Ensiklopedi Fatwa Syaikh 'Utsaimin 2" width="110" height="150" />Kode: BK 358 B</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 130.000</del><br />
<strong>Rp. 110.500 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3371"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>:  <span style="font-size: small;">Syaikh Sholah mahmud As-Said</span><strong></strong><br />
<strong>Penerbit</strong>: PUSTAKA AS SUNNAH<br />
<strong>Tebal</strong>: &#8211; hal<br />
<strong>Berat</strong> : &#8211; kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Kehidupan masyarakat saat ini sangat memerlukan solusi yang tepat dan jelas secara syar&#8217;i dalam menyelesaikan problematika dan permasalahan yang sering kali timbul di tengah masyarakat. Maka dari itu fatwa-fatwa ulama&#8217; mempunyai peranan penting dalam memberikan arahan ataupun petunjuk dan akan selalu dicari serta dijadikan rujukan dalam mengatasi keanekaragakan dan kemajemukan permasalahan hidup ini.</p>
<p>Kitab ini adalah sebuah ensiklopedi fatwa seorang Tokoh Salaf yang sangat populer serta pakar hadits abad ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al-&#8217;Utsaimin rahimatullah yang telah menyuguhkan solusi tepat dan syar&#8217;i terhadap berbagai macam permasalahan mulai dari Ibadah, Puasa, Mu&#8217;amalah, Zakat, Haji, Nikah, Jihad dan permasalahan lainnya dengan dalil-dalil akurat dan shahih dari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah as-Shahihah serta disajikan dengan format tegas, sisitematis dan langsung ke poin permasalahan yang dituju.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Ensiklopedi Fatwa Syaikh &#8216;Utsaimin 1</title>
		<link>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-1/</link>
		<comments>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 06:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih & Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Lihat Semua Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka as sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[syaikh utsaimin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://toko-muslim.com/?p=3345</guid>
		<description><![CDATA[Kode: BK 358 A
Harga:
Rp. 159.000
Rp. 134.300 (Diskon)

Penulis:  Syaikh Sholah mahmud As-Said
Penerbit: PUSTAKA AS SUNNAH
Tebal: 896 hal
Berat : &#8211; kg
Resensi:
Kehidupan masyarakat saat ini sangat memerlukan solusi yang tepat dan jelas secara syar&#8217;i dalam menyelesaikan problematika dan permasalahan yang sering kali timbul di tengah masyarakat. Maka dari itu fatwa-fatwa ulama&#8217; mempunyai peranan penting dalam memberikan arahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3346" title=" Ensiklopedi Fatwa Syaikh 'Utsaimin 1" src="http://toko-muslim.com/images/product/bk358a.jpg" alt=" Ensiklopedi Fatwa Syaikh 'Utsaimin 1" width="110" height="150" />Kode: BK 358 A</strong><br />
<strong>Harga:</strong><br />
<del>Rp. 159.000</del><br />
<strong>Rp. 134.300 (Diskon)</strong></p>
<p><span id="more-3345"></span></p>
<p><strong>Penulis</strong>:  <span style="font-size: small;">Syaikh Sholah mahmud As-Said</span><strong></strong><br />
<strong>Penerbit</strong>: PUSTAKA AS SUNNAH<br />
<strong>Tebal</strong>: 896 hal<br />
<strong>Berat</strong> : &#8211; kg</p>
<p><strong>Resensi:</strong><br />
Kehidupan masyarakat saat ini sangat memerlukan solusi yang tepat dan jelas secara syar&#8217;i dalam menyelesaikan problematika dan permasalahan yang sering kali timbul di tengah masyarakat. Maka dari itu fatwa-fatwa ulama&#8217; mempunyai peranan penting dalam memberikan arahan ataupun petunjuk dan akan selalu dicari serta dijadikan rujukan dalam mengatasi keanekaragaman dan kemajemukan permasalahan hidup ini.</p>
<p>Kitab ini adalah sebuah ensiklopedi fatwa seorang Tokoh Salaf yang sangat populer serta pakar hadist abad ini. Syaikh Muhammad bin Shahih al-&#8217;Utsaimin rahimahullah yang telah menyuguhkan solusi tepat dan syar&#8217;i terhadap berbagai macam permasalahan mulai dari Ibadah, Puasa, Mu&#8217;amalah, Zakat, Haji, Nikah, Jihad dan permasalahan lainnya dengan dalil-dalil akurat dan shahih dari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah as-Shahihah serta disajikan dengan format tegas, sistematis dan langsung ke poin permasalahan yang dituju.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://toko-muslim.com/buku-ensiklopedi-fatwa-syaikh-utsaimin-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
