Buku Menegur Tanpa Luka 45 Cara Nabi Mengoreksi Kesalahan
Kode: BK6527
Harga Normal: Rp. 110.000
Harga Promo: Rp. 88.000
Penulis: Muhammad Yusuf Asy-Syathi
Penerbit: Pustaka Al-Kautsar
Judul Asli: Al – Manhaj An-Nabawi Fi Taqwim Al -Akhtha’
Ukuran:15,5 x 24 cm
Tebal: 273 Halaman
Sampul: Cover
Berat: 335 Gram
Deskripsi Produk:
Menegur kesalahan bukan hanya tentang menunjukkan apa yang salah, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan banyak contoh dalam menegur dan mengoreksi kesalahan dengan cara yang tepat, termasuk ketika menghadapi kesalahan dalam ibadah, hubungan sosial, maupun berbagai persoalan kehidupan.
Buku ini memuat sekitar 45 kaidah atau cara Nabi dalam menegur dan mengoreksi kesalahan. Pembahasannya mencakup kesalahan terkait shalat, zakat, haji, jihad, hukum dan kriminal, hingga hubungan dengan tetangga, suami istri, ayah dan anak, serta pertemanan. Kesalahan yang dilakukan oleh berbagai kalangan juga dibahas, mulai dari muslim, nasrani, yahudi, musyrik, munafik, hingga orang yang zhalim. Salah satu contoh yang dibahas adalah bagaimana Al-Qur’an menegur kaum muslimin setelah kekalahan dalam Perang Uhud tanpa melukai dan justru membesarkan jiwa mereka.
Yang Dipelajari dan Didapat:
- Memahami sekitar 45 kaidah atau cara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menegur dan mengoreksi kesalahan.
- Mengetahui cara mengoreksi berbagai kesalahan dalam ibadah, hukum, kriminal, dan hubungan sosial.
- Memahami bagaimana teguran dapat disampaikan tanpa melukai, sebagaimana contoh teguran Al-Qur’an setelah Perang Uhud.
Keunggulan Buku/Produk:
- Membahas beragam riwayat tentang cara Nabi menegur dan mengoreksi kesalahan.
- Cakupan pembahasannya luas, dari persoalan ibadah hingga hubungan antarindividu.
- Disusun dengan pembahasan yang ilmiah dan mudah dipahami.
Buku ini dapat menjadi bahan untuk memahami bagaimana kesalahan dikoreksi dengan cara yang tepat, bukan sekadar menunjukkan kekeliruan, tetapi juga memperhatikan cara penyampaian agar teguran tetap memberikan kebaikan.












